SPAREPART

Top sellers

No best sellers at this time

SPAREPART 

SPAREPART

Menyediakan LCD Berbagai jenis Hape Tablet dan Phablet dari berbagai merk ,Sony, Samsung, HTC, Smartfren, MITO, HUAWEI dll. Tersedia dengan Varian Fulset (LCD , Bezzel, Back Casing, Batery, Speaker )maupun Non Fulset (LCD dan Touchscreen), Accesorries, Battery, Bezzel, Buzzer, Button

LEBIH BANYAK
  • LCD
    LCD

    Menyediakan Berbagai Jenis LCD untuk Hape dari berbagai merk , Menyediakan pilihan Fullset dan Non Fulset, untuk Fulset sudah terdoiri dari LCD + Touchscreen + Bezzel + Back Casing + Batree + Button + Volume Buton + Speaker, Jika Non Fulset hanya terdiri dari LCD + Touchscrren, Kami juga menerima Jasa Pasang LCD

    Penampil kristal cair (Inggrisliquid crystal displayLCD) adalah suatu jenis media tampilan yang menggunakan kristal cair sebagai penampil utama. LCD sudah digunakan di berbagai bidang misalnya dalam alat-alat elektronik seperti televisikalkulator ataupun layar komputer. Kini LCD mendominasi jenis tampilan untuk komputer meja maupun notebook karena membutuhkan daya listrik yang rendah, bentuknya tipis, mengeluarkan sedikit panas, dan memiliki resolusi tinggi.

    Pada LCD berwarna semacam monitor, terdapat banyak sekali titik cahaya (piksel) yang terdiri dari satu buah kristal cair sebagai sebuah titik cahaya. Walau disebut sebagai titik cahaya, kristal cair ini tidak memancarkan cahaya sendiri. Sumber cahaya di dalam sebuah perangkat LCD adalah lampu neon berwarna putih di bagian belakang susunan kristal cair.

    Titik cahaya yang jumlahnya puluhan ribu bahkan jutaan inilah yang membentuk tampilan citra. Kutub kristal cair yang dilewati arus listrik akan berubah karena pengaruh polarisasi medan magnetik yang timbul dan oleh karenanya akan hanya membiarkan beberapa warna diteruskan sedangkan warna lainnya tersaring

  • CASING
    CASING

    Menyediakan Berbagai Casing dari Merk Merk Hape, Samsung, LD, Blacberry, Back Casing , Front Casing, Bezzel, Button Dan lainya.

  • TOUCHSCREEN
    TOUCHSCREEN
    Di zaman globalisasi ini , semua pekerjaan manusia saat ini telah dipermudah dengan adanya teknologi yang semakin maju atau modern. Misalnya di bidang komunikasi multimedia kita sudah mengenal adanya komputer , tablet , notebook , dan lain sebagainya. Tidak kalah pentingnya di bidang komunikasi , kita sudah menggunakan handphone untuk kebutuhan sehari-hari sebagai sarana untuk berkomunikasi satu sama lain tanpa mengenal jarak dan waktu. Dari era pertama diperkenalkannya handphone , bentuknya pun masih tergolong kurang efisien, karena masih memiliki ukuran yang besar , serta antenanya yang masih terlalu panjang. Tidak hanya itu , handphone zaman dahulu masih menggunakan tombol atau keypad untuk mengetikkan kata-kata. Tapi seiring berkembangnya waktu, bentuk handphone pun semakin mengecil , serta antena yang sudah tidak terlihat lagi (ditanam di dalamnya) , mudah dibawa-bawa , menggunakan qwerty keyboard sebagai inovasi pertama. Tapi di zaman sekarang ini , qwerty keyboard atau keypad telah digantikan fungsinya oleh teknologi touch screen (layar sentuh). Apa itu touch screen ? 
    Touch screen (layar sentuh) adalah sebuah perangkat input komputer yang bekerja dengan adanya sentuhan tampilan layar menggunakan jari atau pena digital, di mana pengguna mengoperasikan sistem komputer dengan menyentuh gambar atau tulisan di layar itu sendiri. Cara tersebut merupakan cara yang paling mudah untuk mengoperasikan komputer dan kini semakin banyak digunakan dalam berbagai aplikasi , seperti handphone , tablet , dll (id.wikipedia.org)
    Sejarah Touch Screen
    Pada tahun 1971, pertama kali “Touch Sensor” ini dikembangkan oleh Doktor Sam Hurst (pendiri Elographics) sekaligus sebagai seorang instruktur di University of Kentucky. Sensor ini disebut “Elograph,” dan telah dipatenkan oleh University of Kentucky Research Foundation. “Elograph” ini tidak transparan seperti touchscreens modern, namun demikian elograph telah menjadi tonggak sejarah yang signifikan dalam teknologi touchscreen. Pada tahun 1974 touchscreen pertama sesunggunya yang telah dilengkapi dengan permukaan transparan dikembangkan oleh Doktor Sam Hurst dan Elographics. Pada tahun 1977 Elographics dikembangkan dan dipatenkan dengan teknologi lima-kawat resistif, yaitu teknologi touchscreen yang paling populer digunakan saat ini (acara-event.com , 2012).
    CARA KERJA TOUCH SCREEN 
    Sebuah layar touchscreen yang paling sederhana terdiri dari tiga buah komponen utama dalam bekerja. Komponen tersebut adalah sebagai berikut: 
    1. Touch Sensor 
    Touch sensor merupakan sebuah lapisan penerima input dari luar monitor. Input dari touchscreen adalah sebuah sentuhan, maka dari itu sensornya juga merupakan sensor sentuh. Biasanya sensor sentuh berupa sebuah panel terbuat dari kaca yang permukaannya sangat responsif jika disentuh. Touch sensor ini diletakkan di permukaan paling depan dari sebuah layar touchscreen, dengan demikian area yang responsif terhadap sentuhan menutupi area pandang dari layar monitor. Maka dari itu ketika kita menyentuh permukaan layar monitornya, input juga telah diberikan oleh kita. Teknologi touch sensor yang kini banyak digunakan terdiri dari tiga macam, seperti yang telah dijelaskan di atas, yaitu Resistive touchscreen, Capasitive touchscreen, dan Surface wave touchscreen. Semua jenis sensor ini memiliki cara kerja yang sama, yaitu menangkap perubahan arus dan sinyal-sinyal listrik yang ada pada sensor tersebut, merekamnya dan mengubahnya menjadi titik-titik koordinat yang berada di atas layar, sehingga posisi tepat dari sebuah sentuhan dapat langsung diketahui dengan benar. 
    2. Controller 
    Controller merupakan sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan antara sensor dengan perangkat komputer yang akan memproses sentuhansentuhan tersebut. Ketika sensor-sensor merekam sebuah even sentuhan, maka data yang dimilikinya diteruskan ke sebuah controller. Controller tersebut kemudian akan melakukan penerjemahan informasi dari sensor-sensor tersebut menjadi informasi yang dimengerti oleh prosessor komputer. Setelah informasi masuk dan diproses oleh processor, maka hasil akhirnya akan dikeluarkan lagi ke monitor untuk ditampilkan. Kembali controller bertugas untuk menterjemahkan informasi dari processor untuk diubah menjadi sebentuk gambar yang ditampilkan di atas layar monitor. 
    3. Software driver 
    Software driver merupakan sebuah software pengatur yang diinstal pada perangkat komputer atau PC yang tugasnya adalah untuk mengatur agar perangkat touchscreen dan komputer dapat bekerja sama untuk digunakan dalam berbagai macam keperluan. Software driver akan mengatur operating system dari perangkat komputer bagaimana caranya menangani even-even sentuhan yang berasal dari sensor-sensor di atas layar touchscreen. Kebanyakan dari driver touchscreen saat ini sudah menggunakan driver yang hampir sama dengan driver sebuah mouse. Hal ini akan membuat sebuah even sentuhan pada satu titik di layar monitor seperti sebuah even klik pada mouse di posisi yang sama. Dengan menggunakan driver dari perangkat mouse, maka para developer program tidak perlu repot-repot lagi memikirkan bagaimana programnya dapat berinteraksi dengan sebuah touchscreen (blog.uad.ac.id).
    Kelebihan dan Kekurangan Teknologi Touch Screen
    · Kelebihan : 
    1. Layar yang lebih lebar 
    Untuk handphone ataupun tablet yang menggunakan teknologi layar sentuh memliki ukuran layar yang lebih lebar. Hal ini tentu sangat mempermudah kita dalam melakukan aktivitas , misalnya mengetikkan sms, memutar video, mendengarkan musik, membaca e-book pdf, ataupun browsing. Dengan adanya layar yang lebih lebar ini tentunya membuat mata kita tidak cepat lelah. 
    2. Desain yang menarik 
    Untuk handphone ataupun tablet saat ini memiliki desain yang menarik. Misalnya saja terbuat dari bahan yang berkualitas , atapun motif dan bentuknya yang bagus , serta memiliki warna-warna yang indah. Ditambah lagi dengan teknologi touch screen yang dimiliki tentunya membuat handphone ataupun tablet memiliki desain yang elegan. 
    · Kekurangan : 
    1. Biaya perawatan yang mahal 
    Untuk pengguna handphone ataupun tablet yang menggunakan teknologi touchscreen, sebaiknya harus merawat benda tersebut dengan hati-hati. Pasalnya , bila handphone ataupun tablet yang menggunakan touch screen tersebut terjatuh dari ketinggian , terkena benda tajam pada bagian layarnya tentunya hal ini sangat merugikan kita. Karena jika terjadi rusak , biaya servisnya tentu sangat mahal , karena bahan dari teknologi touch screen tersebut mahal. Selain itu kebersihan layar juga patut diperiksa , terlebih touch screen digunakan dengan sentuhan tangan kita , bisa jadi kotor , tergores , dan lain sebagainya. 
    2. Tingkat sensitifitas layar yang kurang 
    Jika kita mengetikkan kata-kata pada handphone ataupun layar pada touchscreen dengan sentuhan jari tangan kita , terkadang apa yang kita sentuh tidak mendapat respon dari handphone atau tablet tersebut. Hal ini tentunya membuat kita kurang nyaman saat menggunakannya. 
    3. Tombol huruf yang relatif kecil 
    Huruf-huruf pada handphone ataupun tablet yang menggunakan layar sentuh kebanyakan sudah memiliki model qwerty dan memiliki ukuran huruf yang relatif sangat kecil. Hal ini membuat kita sebagai pengguna kurang nyaman , karena ada beberapa orang yang memiliki jari tangan yang besar , sehingga pasti mengalami kesulitan dalam mengetik , misalnya saja mengetikkan sms , ataupun kata-kata lainnya. 
    4. Tingkat ketahanan baterai 
    Pada handphone atau tablet yang menggunakan layar sentuh memang kebanyakan memiliki layar yang lebar. Tentunya hal ini menjadi sebuah kekurangan , karena layar yang lebar juga mengkonsumsi daya yang lebih besar , sehingga mengurangi daya tahan baterai (ferisjunianto.com , 2012)
  • BATTERY
    BATTERY

    Baterai listrik adalah alat yang terdiri dari 2 atau lebih sel elektrokimia yang mengubah energi kimia yang tersimpan menjadi energi listrik. Tiap sel memiliki kutub positif (katoda) dan kutub negatif (anoda). Kutub yang bertanda positif menandakan bahwa memiliki energi potensial yang lebih tinggi daripada kutub bertanda negatif. Kutub bertanda negatif adalah sumber elektron yang ketika disambungkan dengan rangkaian eksternal akan mengalir dan memberikan energi ke peralatan eksternal. Ketika baterai dihubungkan dengan rangkaian eksternal, elektrolit dapat berpindah sebagai ion didalamnya, sehingga terjadi reaksi kimia pada kedua kutubnya. Perpindahan ion dalam baterai akan mengalirkan arus listrik keluar dari baterai sehingga menghasilkan kerja.[1] Meski sebutan baterai secara teknis adalah alat dengan beberapa sel, sel tunggal juga umumnya disebut baterai.

    Baterai primer (satu kali penggunaan) hanya digunakan sekali dan dibuang; material elektrodanya tidak dapat berkebalikan arah ketika dilepaskan. Pengunaannya umumnya adalah baterai alkaline digunakan untuk senter dan berbagai alat portabel lainnya. Baterai sekunder (Baterai dapat diisi ulang) dapat digunakan dan diisi ulang beberapa kali; komposisi awal elektroda dapat dikembalikan dengan arus berkebalikan. Contohnya adalah baterai timbal-asam pada kendaraan dan baterai ion litium pada elektronik portabel.

    Baterai terdiri dari berbagai bentuk dan ukuran, dari sel berukuran mini untuk alat bantu pendengaran dan jam tangan hingga bank baterai seukuran ruangan yang bisa memberikan tenaga untuk pertukaran telepon dan pusat data komputer.

    Baterai memiliki energi spesifik (energi per satuan massa) yang jauh lebih rendah daripada bahan bakar biasa seperti bensin. Namun, biasanya hal ini ditutup dengan efisiensi motor listrik yang lebih tinggi daripada motor bakar dalam menghasilkan kerja mekanik.

     
     
     
  • KEYPAD
    KEYPAD

    Keypad berarti Sebuah keyboard miniatur atau set tombol untuk operasi portabel perangkat elektronik, telepon, atau peralatan lainnya. Keypad merupakan sebuah rangkaian tombol yang tersusun atau dapat disebut "pad" yang biasanya terdiri dari huruf alfabet (A—Z) untuk mengetikkan kalimat, juga terdapat angka serta simbol-simbol khusus lainnya. Keypad yang tersusun dari angka-angka biasanya disebut sebagai numeric keypad. Keypad juga banyak dijumpai pada alphanumeric keyboard dan alat lainnya seperti kalkulatortelepon, kunci kombinasi, serta kunci pintu digital, di mana diperlukannya nomor untuk dimasukkan.

    SEJARAH

    Keypad ditemukan pertama kalinya oleh John Elias Karlin yang lahir pada Februari 28, 1918, di Johannesburg. Karlin merupakan seorang psikolog industri di Bell Labs di Murray Hill.[1]

    John E. Karlin melakukan penelitian empiris tentang kegunaan dari sistem input numerik dan kapasitas orang untuk mengingat angka. Desain Karlin, yaitu "1" di posisi kiri atas bukan dari kiri bawah yang diadopsi sebagai Keypad oleh beragam perangkat dari mulai ATM, hingga peralatan medis. Desain keypad nada sentuh, bentuk tombol, serta posisi nomor '- dengan 1-2-3 pada baris atas bukan bagian bawah, seperti pada kalkulator - semua berasal dari penelitian yang dilakukan atau diawasi oleh Mr Karlin. Penelitiannya, bersama dengan anak buahnya, diam-diam namun tegas mendefinisikan pengalaman menggunakan telepon pada pertengahan abad ke-20 dan sesudahnya, dari mengantarkan panggilan semua digit untuk pengecoran bentuk keypad pada ponsel nada-sentuh. Dan tombol yang, pada gilirannya, akan menginformasikan desain untuk benda sehari-hari yang ada kini.

    Pada 18 November, 1963, Bell Telephone mengeluarkan alat elektronik dengan keypad nada sentuh pertama kepada AT&T di Carnegie dan Greensburg, Pennsylvania.

    FUNGSI 

    Di keyboard komputer biasanya terdapat sebuah keypad numerik berukuran kecil disamping, selain tombol angka lainnya yang terdapat diatas, tetaou dengan susunan menyerupai kalkulator ini memungkinkan data numerik lebih efisien untuk di masukkan. Pad angka ini (seringkali disebut "numpad") biasanya ditempatkan disisi kanan keyboard karena kebanyakan orang tidak kidal.

    Banyak komputer laptop memiliki tomol fungsi khusus yang dapat mengubah keyboard alfabet ke keypad numerik dikarenakan tidak terdapatnya cukup ruang untuk menempatkan keypad yang terpisah di dalam chassis laptop.

    Umumnya tombol pada kalkulator tersusun sedemikian rupa yaitu 123 dimulai dari baris bawah. Sebaliknya, pada keypad telepon, baik telepon rumah ataupun ponsel, tombol 123 yang tersusun mulai dari bagian atas. Sebuah ponsel juga memiliki tombol khusus berlabel * (asterisk | bintang) dan # (octothorpe, tanda nomor, "pound" atau "hash") di kedua sisi kanan dan kiri dari tombol nol. Sebagian besar tombol telepon juga memiliki beberapa kegunaan tambahan seperti mengingat kode area atau banyak nomor telepon.

    Tombol dari kalkulator berisi angka 0 sampai 9, dari bawah ke atas, bersama dengan empat aritmatika beroperasi, titik desimal dan fungsi matematika lainnya yang lebih rumit.

    Alasan mengapa tombol keypad dari keyboard dan kalkulator berbeda yaitu dikarenakan kode untuk kunci keamanan pertama telah ditemukan sebelum ditemukannya telepon dengan keypad nada sentuh, dan tidak memerlukan tambahan tombol +-%/ sehingga keypad nada sentuh mengadopsi tombol 1,2,3 dimulai dari atas bukan 1,2,3 dimulai dari bawah, karena hanya memerlukan 12 tombol.

    keypad juga memiliki beberapa fitur kunci kombinasi. Jenis kunci kombinasi seperti ini biasanya dapat ditemukan di pintu masuk utama beberapa kantor besar.

    Telepon dengan keypad

    Telepon dengan keypad adalah telepon yang menggunakan tombol untuk panggilan nomor telepon untuk menempatkan menghubungi pelanggan telepon lain. Western Electric bereksperimen sedini 1941 dengan metode menggunakan buluh mekanis diaktifkan untuk menghasilkan dua nada untuk masing-masing sepuluh digit,[2] tapi itu berakhir pada 18 November 1963 ketika Bell System di Amerika Serikat secara resmi diperkenalkan dual-tone multi frekuensi (DTMF) teknologi di bawah Touch-Tone ® . Selama beberapa dekade mendatang layanan Touch-Tone diganti tradisional pulsa teknologi seperti yang digunakan dalam rotary panggilan telepon sejak 1891.[3] Teknologi nada sentuh akhirnya menjadi standar di seluruh dunia untuk sinyal telekomunikasi.

    Ponsel dengan keypad

    Telepon seluler (ponsel) atau telepon genggam (telgam) atau handphone (HP) atau disebut pula adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access). Badan yang mengatur telekomunikasi seluler Indonesia adalah Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI).

    Ponsel telah berubah banyak sejak beberapa tahun terakhir. Saat ini, ada beberapa jenis ponsel yang memenuhi berbagai persyaratan dan kebutuhan komunikasi pemilik ponsel. Dengan teknologi berubah, orang melihat banyak perubahan dalam cara seseorang mengakses ponsel juga.

    • Keypads taktil: Keypad taktil adalah ponsel dengan keypad fisik. Tombol numerik dapat digunakan untuk mengetik huruf dengan menekan mereka nomor tertentu kali. Tombol ini adalah tombol default.
    • Keypad QWERTY: Keypad QWERTY diberi nama demikian karena mereka sangat mirip dengan keypad dekstop. Ini keypad memiliki kunci yang berbeda untuk semua huruf serta angka. Jenis ponsel yang sempurna untuk orang-orang yang akan menggunakan ponsel mereka untuk browsing internet atau SMS SMS.
    • Keypad layar sentuh: Keypad layar sentuh yaitu keypad khusus di mana angka-angka yang tersedia melalui teknologi layar sentuh. Tombol tersedia melalui layar ponsel. Beberapa ponsel layar sentuh awal seluler menyediakan keypad juga
  • FLEXIBLE
    FLEXIBLE

    Papan sirkuit cetak (bahasa Inggrisprinted circuit board atau PCB) adalah sebuah papan yang penuh dengan sirkuit dari logam yang menghubungkan komponen elektronik yang berbeda jenis maupun sama satu sama lain tanpa kabel.

    Papan sirkuit ini sudah diproduksi secara massal dengan cara pencetakan untuk keperluan elektronika dan yang ada hubungannya dengan kelistrikan.

    Kronologi sejarah

    • 1936 - Papan sirkuit cetak pertama kali ditemukan oleh Paul. ilmuwan Austria yang memasukkan penggunaan papan sirkuit ini ke dalam sebuah radio.
    • 1943 - Amerika Serikat menggunakan papan sirkuit dengan jumlah besar dalam radio militer mereka.
    • 1948 - Komersialisasi papan sirkuit cetak di Amerika Serikat.

    Setelah tahun 1950, papan sirkuit cetak telah digunakan secara massal di dalam industri elektronik.

    Klasifikasi

    Papan sirkuit cetak dapat digolongkan atas beberapa jenis berdasarkan:

    • susunan lapis
      • lapis tunggal
      • lapis ganda
      • multi lapis (4, 6, 8 lapis)
    • bentuk
      • keras
      • lunak (fleksibel)
      • gabungan keras dan lunak
    • spesifikasi
      • konvensional
      • penghubung kepadatan tinggi (High Density Interconnect)
    • material basis
      • FR4
      • logam
      • keramik
  • CAMERA
    CAMERA

    Kamera digital adalah alat untuk membuat gambar dari objek untuk selanjutnya dibiaskan melalui lensa pada sensor CCD dan akhir-akhir ini pada sensor BSI-CMOS (Back Side Illuminated) sensor yang lebih irit daya untuk kamera yang lebih canggih yang hasilnya kemudian direkam dalam format digital ke dalam media simpan digital.

    Kemudahan dari kamera digital adalah hasil gambar yang dengan cepat diketahui hasilnya secara instan dan kemudahan memindahkan hasil (transfer). Beberapa kamera digital, terutama DSLR dan high-end cameras dilengkapi fasilitas RAW yang dapat ditindaklanjuti di komputer mengunakan perangkat lunak tertentu untuk hasil terbaik, tetapi pada saat ini fasilitas Auto Mode telah menghasilkan gambar yang baik dalam format JPEG.

    Sensor kamera

    Sensor kamera adalah sensor penangkap gambar yang dikenal juga sebagai CCD (Charged Coupled Device) dan CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor) dan yang terbaru BSI-CMOS (Back Side Illumination CMOS) yang terdiri dari jutaan piksel (MP-mega pixel) lebih. Pada tahun 2013, hampir semua kamera telah menggunakan BSI-CMOS yang lebih irit daya , tetapi dapat menghasilkan gambar yang lebih baik.

    Sensor ini berbentuk chip yang terletak tepat di belakang lensa. Semakin banyak pixel yang ditangkap, semakin memungkinkan pencetakan gambar besar dengan detail gambar yang cukup (dibatasi kapasitas kertas cetak foto yang biasanya 300dpi (dot per inch), sedangkan menggunakan printer dapat dihasilkan dpi yang lebih tinggi). Untuk menghasilkan foto seukuran postcard dengan 300dpi cukup menggunakan kamera 3MP. Kualitas foto sama sekali tidak ditentukan oleh besarnya MP, tetapi oleh kualitas sensor, prosesor kamera dan yang terakhir baru lensa, berbeda dengan kamera film di mana kualitas lensa lebih menentukan. Untuk mengetahui kualitas sensor kamera dapat dilihat pada https://en.wikipedia.org/wiki/DxO_Labs atau langsung pada sumbernya http://www.dxomark.com/Cameras/Ratings[1]

  • CONNECTOR
    CONNECTOR

    Menyediakan Connector dari berbagai merk hape , Sony, Samsung, Smartfren, Lenovo, HTC, Connector Charger, Connector SIM, Connector Memory , dll

  • SPEAKER / BUZZER
    SPEAKER / BUZZER

    Menyediakan Berbagai Macam Speaker dan Mic untuk Sony, Samsung, Lenovo, Smartfren, HTC, Nokia dan Lainya

  • PCB BOARD
    PCB BOARD
  • IC / INTEGRATED CIRCUITS
    IC / INTEGRATED CIRCUITS
  • BUTTON & PERNIK
    BUTTON & PERNIK
  • KACA DEPAN GORILAS
    KACA DEPAN GORILAS
  • SIM TRAY
    SIM TRAY
  • TRACKPAD
    TRACKPAD
  • MESIN / MOTHERBOARD
    MESIN / MOTHERBOARD
  • VIBRATE
    VIBRATE
  • FRAME
    FRAME
  • DUS BOX
    DUS BOX
  • TULANG TENGAH / TATAKAN LCD
    TULANG TENGAH /...

There are no products in this category

Barusan Di Lihat

Tidak ada Sparepart yang Sudah Anda lihat, Semua Sparepart yang anda lihat sekarang akan di simpan disini

Menu

Bandingkan 0